Di era injeksi, diagnostic tool seolah jadi perangkat
wajib. Terlebih makin banyak bengkel umum yang sadar untuk mempelajari sistem
pengkabutan bahan bakar elektronik ini.
Dengan diagnostic tool, semua kinerja kompenen dalam
injeksi bisa lebih mudah dilihat. Kerusakan pun bisa langsung dideteksi.
Akibatnya, diagnostic tool jadi buruan. Sayangnya ATPM, baik Honda, Yamaha atau
merek lainnya tidak menjual bebas perangkat ini.
“Sebenarnya alat ini hanya untuk bengkel resmi,” buka
M Abidin, Assistant GM Technical, Yamaha Indonesia. Tapi kenyataanya perangkat
ini pun akhirnya jatuh ke tangan bengkel umum lewat pasar gelap.
Seperti yang dialami Paolo Irfansyah pemilik bengkel VJ Racing Speed di Jl. Kaliari II Lapan No. 178 Ps. Rebo, Kakarta Timur.
Seperti yang dialami Paolo Irfansyah pemilik bengkel VJ Racing Speed di Jl. Kaliari II Lapan No. 178 Ps. Rebo, Kakarta Timur.
“Kita punya dua alat injeksi yaitu FI Diagnosis Tool
untuk Yamaha dan Honda Injection Diagnostic System,” ungkapnya. FI Diagnosis
Tool Yamaha didapat saat Yamaha V-Ixion diluncurkan
“Waktu itu bengkel resmi masih menjual untuk umum
dengan harga Rp 4,5 juta,” jelas pria berpostur tinggi ini. Sedangkan Honda
Injection Diagnostic System didapatkan dari rekannya.
“Kalau kita enggak siap-siap dari sekarang belajar
teknologi injeksi, bengkel bisa ketinggalan,” tutur Irfansyah yang juga
berencana mendatangkan injector cleaner.
Hal sama juga dilakukan oleh Freddy dari Ultraspeed
dan Brahmantio dari Sportisi Motorsport. Keduanya juga memiliki Honda Injection
Diagnostic System yang diperoleh lewat rekannya di jaringan bengkel Honda.
“Kebetulan teman ada yang punya dealer, saya beli dari dia,” bisik Freddy tanpa
menyebut harga.
Tetap Bisa Service Tanpa Diagnistic Tool
Sebenarnya, perawatan sepeda motor injeksi bisa tetap dilakukan tanpa menggunakan diagnostic tool. Pada semua sepeda motor injeksi, dilengkapi dengan lampu yang bernama self diagnostic.
Sebenarnya, perawatan sepeda motor injeksi bisa tetap dilakukan tanpa menggunakan diagnostic tool. Pada semua sepeda motor injeksi, dilengkapi dengan lampu yang bernama self diagnostic.
Ada juga yang menyebut lampu indikator ini dengan MIL
atau malfunction indicator lamp. “Lampu ini akan menyala memberitahukan kondisi
kerusakan pada sistem injeksi,” ungkap Sarwono Edhi dari Technical Training
& Service Div PT Astra Honda Motor (AHM).
Problem bisa diketahui dari kedipan lampu indikator
bersimbol sistem bahan bakar di panel spidometer. Hampir semua merek motor,
indikator ini bekerja dengan cara yang sama. Jadi mekanik cuma harus tahu arti
kode-kode kedipan tadi.
“Selebihnya sama saja kok. Ganti oli, setel
kerenggangan klep, membersihkan filter udara dan lainnya sama seperti merawat
motor karburator,” lanjut Saptono dari Honda Training Center PT. Wahana Makmur
Sejati, main dealer Honda area Jakarta-Tangerang.


0 comments:
Post a Comment