Thursday, November 28, 2013

Diagnostic tool buat injection bisa dicari di Black Market



Di era injeksi, diagnostic tool seolah jadi perangkat wajib. Terlebih makin banyak bengkel umum yang sadar untuk mempelajari sistem pengkabutan bahan bakar elektronik ini.
Dengan diagnostic tool, semua kinerja kompenen dalam injeksi bisa lebih mudah dilihat. Kerusakan pun bisa langsung dideteksi. Akibatnya, diagnostic tool jadi buruan. Sayangnya ATPM, baik Honda, Yamaha atau merek lainnya tidak menjual bebas perangkat ini.
“Sebenarnya alat ini hanya untuk bengkel resmi,” buka M Abidin, Assistant GM Technical, Yamaha Indonesia. Tapi kenyataanya perangkat ini pun akhirnya jatuh ke tangan bengkel umum lewat pasar gelap.
Seperti yang dialami Paolo Irfansyah pemilik bengkel VJ Racing Speed di Jl. Kaliari II Lapan No. 178 Ps. Rebo, Kakarta Timur.
“Kita punya dua alat injeksi yaitu FI Diagnosis Tool untuk Yamaha dan Honda Injection Diagnostic System,” ungkapnya. FI Diagnosis Tool Yamaha didapat saat Yamaha V-Ixion diluncurkan
“Waktu itu bengkel resmi masih menjual untuk umum dengan harga Rp 4,5 juta,” jelas pria berpostur tinggi ini. Sedangkan Honda Injection Diagnostic System didapatkan dari rekannya.
“Kalau kita enggak siap-siap dari sekarang belajar teknologi injeksi, bengkel bisa ketinggalan,” tutur Irfansyah yang juga berencana mendatangkan injector cleaner.
Hal sama juga dilakukan oleh Freddy dari Ultraspeed dan Brahmantio dari Sportisi Motorsport. Keduanya juga memiliki Honda Injection Diagnostic System yang diperoleh lewat rekannya di jaringan bengkel Honda. “Kebetulan teman ada yang punya dealer, saya beli dari dia,” bisik Freddy tanpa menyebut harga.
Tetap Bisa Service Tanpa Diagnistic Tool
Sebenarnya, perawatan sepeda motor injeksi bisa tetap dilakukan tanpa menggunakan diagnostic tool. Pada semua sepeda motor injeksi, dilengkapi dengan lampu yang bernama self diagnostic.
Ada juga yang menyebut lampu indikator ini dengan MIL atau malfunction indicator lamp. “Lampu ini akan menyala memberitahukan kondisi kerusakan pada sistem injeksi,” ungkap Sarwono Edhi dari Technical Training & Service Div PT Astra Honda Motor (AHM).
Problem bisa diketahui dari kedipan lampu indikator bersimbol sistem bahan bakar di panel spidometer. Hampir semua merek motor, indikator ini bekerja dengan cara yang sama. Jadi mekanik cuma harus tahu arti kode-kode kedipan tadi.
“Selebihnya sama saja kok. Ganti oli, setel kerenggangan klep, membersihkan filter udara dan lainnya sama seperti merawat motor karburator,” lanjut Saptono dari Honda Training Center PT. Wahana Makmur Sejati, main dealer Honda area Jakarta-Tangerang.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More